Kepulauan Kei yang Tak Pernah Habis Ceritanya



Sebenarnya untuk travelogue mengenai Kepulauan Kei ini telah saya buat dan publish di website sebelah sejak awal Januari tahun 2008 yang lalu, dan mengetahui bahwa data statistik pengunjung yang ingin membaca cerita mengenai kepulauan Kei ini begitu banyak, demikian juga pesan yang saya terima melalui halaman Flickr mengenai Kei, maka saya copy kembali travelogue ini. 



Why KEI ISLAND?
Kunjungan saya dan suami ke Pulau Kei adalah rangkaian dari honeymoon trip kami Desember 2007 yang silam. Saya memang memberikan kebebasan untuk suami supaya dia lah yang memilih destinasi bulan madu kali saat itu. 
Dengan modal peta di tangan dan juga buku Lonely Planet Indonesia, suami saya langsung menyebutkan dengan lugasnya bahwa "KEI ISLAND" adalah tempat tujuan numero uno yang sangat ingin ia datangi. 

Ok lah saya mengkonfirmasikan akan mewujudkan impiannya, ditambah lagi saya pun berdarah Maluku & i m proud about it. Sembari mengurus dokumen2 dan keperluan2 untuk pernikahan kami, saya pun sibuk men google kesana kemari mengenai Kepulauan Kei ini, yang saya temukan hanyalah halaman Flickr milik seseorang kewarganegaraan Belanda yang tampaknya bolak balik Maluku , melalui beliau lah saya justru mendapatkan informasi details mengenai Pulau ini. Tapi nampaknya sekarang dengan berjamurnya travel bloggers di Indonesia, sedikit demi sedikit Kepulauan Kei mulai terexplore keberadaannya. 





How to Reach?
Dari ambon ada penerbangan setiap harinya menuju ke Langgur,(Airport Tual). Cuma ya itu deh,siap2 booking dari minggu2 sebelomnya,karena pesawat yg dipake psawat kecil,berarti muatannya juga ga banyak. Harga return sekitar Rp. 1.800.000 dengan jarak tempuh 1.5 jam.
Code Airport LUV 

Welcome to TUAL


Saat boarding, suami saya mengatakan bahwa Airport Tual memiliki airpot code LUV , ihh romantis banget ga sih , as u know sometimes LUV dibaca LOVE kan ? :-) Awal yang baik untuk yang mau bulan madu yah emang.......


Where to Stay?
Kami berangkat dari Bali (kami menikah di Bali) menuju Tual dengan hanya bermodalkan buku Lonely Planet saja , tak ada konfirmasi hotel apapun. Sejauh pengetahuan kami, kelak kami ini tinggal di Kei Kecil , deretan pantai pasir panjang, dibandingkan tinggal di Kota Tualnya, karena menurut deskripsi guide book, Kota Tual mah ga ada apa2nya deh, seperti layaknya kota aja.

Di depan bandara yang imut itu, sudah banyak ojek motor, sewa mobil yang menawarkan jasanya, dengan menyetujui harga sewa mobil untuk antar kami langsung ke Kei Kecil. 

Di Kei Kecil sendiri, menurut LOnely Planet, ada 2 cottage....
1. Coaster Cottage 
2. Savana Cottage


Hanya saja reputasi Cottage yg 1 itu kok agak2 spooky2 yah, abis di lonely planet dikasih tau kalo cottage itu reputadely as a haunted place....wekkksssssss...gak deh !!
Tapi tetep kita berkujung ke cottage tsb, penasaran aja ama tempatnya....Ternyata tempatnya sendiri lumayan bagus, bangunannya kokoh , tp pantainya gak terawat dan banyak sampah.

Jadilah kita kembali ke Savana cottage. Tak usah ngarepin layaknya cottage & spa ala Bali atau Thailand ya....ga nemu disini!!! 

Cottage kami dari arah pantai yg sedang surut

Cottage Sederhana

Penampakkan Front Yard dari depan teras cottage

Biaya nginep semalem di Savana Cottage: Rp.100.000 aja lho, termasuk breakfast pula. Kalo mau ikutan dimasakkin Dinner, tinggal bayar Rp.35.000/orang. Dah dapet Soup, lauk dan pauk,plus kentang jika tamu nya bule.




What TO DO:


Day 1


Setelah proses check in yang sangat manual dan sederhana, kami bertemu dengan tamu sebelah kamar kami hanya bilang "if u wake up tomorrow morning, you ll see a sand desert, beautifulll" , begitu ucapnya dengan bahasa Inggris yang sebatasnya. 
Saya berpikir hmmmm "sand desert" , apapula itu yah ? 
Ya wes kita lihat saja besok pagi apa yg dimaksud si Anna barusan. 



Day 2 
Karena tempat tidur di cottage ini memang seadanya dan jauh dari nyaman, ditambah dengan beredarnya nyamuk yang gak ada kompromi nya berkeliaran, membuat kami bangun pagi2 sekali. Asli deh susah banget tidur.....tapi ya sudahlah, kalau mau tidur enak toh bisa di rumah. 

Ketika saya sedang mencari2 pakaian di backpack yang saya bawa, terdengar suami saya teriak2 dari depan teras....."hun, hun come here, hurry" iihh ada apa sih, kok terdengar panik gitu. Segera saya menuju ke teras juga dan mata saya langsung mengarah ke jejeran berpuluh2 kilometer pantai yang sedang surut. Tapi ini surutnya berpuluh2 kilometer dan hanya menyisakan pasir putih yang bergemilau karena cahaya matahari. 

That sceneries left us unspoken , asli deh speechless banget. Kecantikkan "desert sand" ini memang LUAR BIASA. Entahlah bagaimana novel karangan Hemingway atau Mark Twain jadinya, jika kedua pujangga itu berada di tempat dimana kaki kami berada saat itu. 
Ratusan foto yang kami ambil pun, tak bisa menceritakan keindahan dan kecantikkan pantai Kei, Maluku. We are so blessed to be there, merasakan pasir lembut bak tepung yang hangat meresap ke permukaan kulit, cahaya matahari yang memanjakan kami dengan sinarnya dan keramahan penduduk sekitar, semuanya merupakan paket komplit yang tak ternilai harganya. 



Hari Pertama kita di Kei Kecil , hanya menikmati alam dan pantai sekitar....Cukup amazed deh pasir putih yg emang bener2 putih dan halluuuusssss kayak tepung. Udah gitu air nya hangat, karena pantai nya gak dalem dan sinar matahari nya sangat menyengat, jadilah private jacuzzi !Seruuuu ga tuhhh...Kapan lagi ada jacuzzi alami....

---------------------------------------------------------------------------------------------

Ketika makan pagi, bersama tamu lain yg kebetulan nginep disitu juga,italiano couple Anna & Alberto, kita berencana untuk ke Kei Besar.


Untuk ke Kei Besar, kita harus ke Kota Tual dulu, lalu dari Tual baru dilanjutkan dengan speed boat.....Sekitar 45 menit nyampe lah kita ke seberang Kei Besar.

Sangat menyenangkan perjalanan tsb, maklum bawa 3 bule masuk kampung nih kan, yg ada sepanjang jalan smua orang ngeliatin,senyum2, ngajak ngobrol walaupun body language doang,dan macem2 lagi deh tingkah orang setempat......

Sebagai salah satu turis lokal yang ada saat itu, jadilah saya dinobatkan sebagai guide dadakan dan translator gratisannn..huhuhuhu
Rumah penduduk lokal di Kei Besar yang sangat sederhana

Perkampungan di Kei Besar

'to die for' sceneries di Kei Panjang

'to die for' sceneries di Kei Panjang

Pantai2 di Kei besar juga luar biasa.......So so so Beautiful.
Pasir nya!!!!
Sea Shellsnya!!!
Warna Air lautnya!!!
semua nya cantik harga mati.  



Day 3
Kembali kami berempat (Yvan,Alberto & Anna) ke Tual.
Kali ini ada acara perlombaan kapal hias, dimana Desa tempat cottage kita berada akan ikutan dalam lomba itu...Wah kudu disupport nih.
Lomba kapal hias BELANG ini, udah ada tiap tahunnya dari jaman2 dulu kala, tapi karena masalah kerusuhan, lomba tersebut ditiadakan sejak 6 thn yg lalu.....jadi thn ini kembali thn pertama lomba tersebut digelar. 


Udah kebayang deh rame nya pelabuhan Tual ,tempat perlombaan digelar, bakal rameeee  rameee . Smua orang dari penjuru Desa di Tual , Kei Kecil , Kei Besar, pada ngumpul jadi satuuuu ....
Dan la
gi2, 3 orang team ini, jadi rebutan perhatian...Ada yg ngajak foto lah, ada yg ngajak interview lah...:))

seru banget ngeliat mereka sok tiba2 jadi Model oF The Day!!!!
Padahal mereka pengen nikmatin acara nya...eh malah yg ada jadi objek perhatian.....:)







Sekitar 3 jam acara ini digelar, banyak banget kapal2 hias yg lucu2, lalu lalang...terus ABK nya juga pada seragam warna warni, ga ketinggalan stereo plus speaker dipasang kenceng2.
Ambon gitu lho...paling ga bisa deh hidup gak ada musik ma lagu, terus dansa dansi deh mereka di atas kapal itu........Seruu !!

Penduduk yg dateng juga sangat sangat antusias menikmati keseluruhan acara. Gw bisa ngertilah, bisa jadi acara ini satu2nya acara thn an yg jadi ajang entertainment buat mereka.
Disana kan ga ada mall, boro2 deh mau nonton pilem di bioskop........







Day 4
Lagi2 cukup menikmati alam skitar...karena keesokkan hari nya kita dah pulang.



Note: 

1.SavanaCottage
Bisa di reserve di nomor : 081343083856
Owner nya: Gerson. Orang ambon kelahiran Belanda. Jadi untuk urusan bahasa, lancar lah ma si Gerson ini. Belanda bisa, Indonesia bisa, Inggris jg Ok

Selain Gerson, ada asisten nya juga namanya Lucy, bisa dihubungi ( preferable by sms karena signal ) di no : 082199228981

2.Harga tiket dan penginapan di atas adalah berdasarkan trip yang berlangsung pada tahun 2007, please do double check with recently valid charge

16 comments:

  1. Itu pas surut bisa sampai berkilo2 meter gitu ya ;o)))
    Tapi emang apik ya! :)

    ReplyDelete
  2. Timothy : Iya Tim, makanya dibilang sand desert, berkilo-kilo aja gitu low tide nya, giliran pasang pun airnya kalem dan ga berombak...pengen banget balik lagi :)

    ReplyDelete
  3. keren kakkk, pengen banget mampir kesini...

    ReplyDelete
  4. Kereeeeeen...itu penerbangan dr ambon ke LUV ada setiap hari?? Maskapainya apa aja kak? Terima kasih

    ReplyDelete
  5. penerbangan amq - luv sekarang sudah di layani oleh 3 maskapai yaitu Garuda, wings dan Trigana,,

    ReplyDelete
  6. sekedar info hukum adat yg ada di kepulauan Kei adalah "larwul Ngabal (tombak merah dari Bali), hal ini menunjukkan adanya hubungan antara kepulauan Kei dan Bali..

    ReplyDelete
  7. gw akhirnya pergi ke Kei last week, Febs. tapi gw tinggal di Coaster Cottage. Gak Spooky, nyaman & gak ada nyamuk. bisa lgsg berenang pulak, tiggal lari dari depan kamar ke pantai :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai< bagaimana cara menghubungi Coaster Cottage?
      Makasi,
      Harfi

      Delete
    2. pertanyaan saya sama seperti yg diatas,
      boleh minta kontak untuk reserve di coaster cottage?

      andre.aka.gori@gmail.com

      Delete
    3. Coaster Cottage

      email: bob.azyz@yahoo.co.id

      mobile : +6281 343 472 978

      Delete
  8. jadi penasaran sama pulau kei. artikel bagus dan membuat orang ngencess...

    ReplyDelete
  9. Ah indahnya pantai di Kei! Pengen ajak anak-anakku ke sana suatu hari, jadi kayaknya harus nabung dulu.. hehe.. Salam kenal! :)

    ReplyDelete
  10. Kira2 biaya yg di habiskan untuk liburan kesana berapa ya ?? Klo dari bali ketujuan ?? Dan berapa hari kita bisa berlibur disana .. Jika memakai travel sperti ini ??? Terima kasih

    ReplyDelete
  11. Underwaternya bagus ga Mba? Aku mau underwaternya aja siih...

    ReplyDelete
  12. Underwater nya bagus kok. Aku asli orang kei :) kalau mau wisata underwater ada Pulau Bair, it's like Raja Ampat mini. Tapi Pulau Bair memiliki keunikan sendiri kok :)

    ReplyDelete
  13. Pulau Kei Kecil sampai sekarang masih jadi destinasi favorit, apalagi Ngurbloat bagus bangeeeet kak. :)

    ReplyDelete

Friends, Thank you so much for reading + supporting my blog, and for taking the time to leave me a comment.
Your comment support truly means so much to me.
Have a lovely day! xo, Jalan2Liburan

INSTAGRAM FEED

@soratemplates