Destinasi Wisata di Turki Yang Tidak Biasa : Sanliurfa

Semakin menuju ke Timur kita traveling di Turki, semakin berasa aura Timur Tengah nya, pertualangan pun menjadi lebih seru. Kendaraan mobil hanya sesekali terlihat dan berganti dengan keledai yang mendominasi jalanan, turis pun jarang terlihat dan yang akan Anda jumpai adalah orang-orang Kurdish, jangan harap orang lokal bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris, yang terdengar hanya bahasa Turki dan Kurdish.
Bagian Barat Turki sama sekali tidak akan dijumpai di bagian Timur. It s like you went from a tourist trap to a traveller’s paradise. The eastern part is completely different from the west side.

Mesjid Mevlid-I Halil di sebelah gua dimana Abraham/Ibrahim dilahirkan


Dalam percakapan sehari-hari, Sanliurfa disingkat menjadi Urfa, meskipun tidak populer sebagai tujuan wisata namun kota ini cukup populer di kalangan peziarah karena kota ini adalah tempat kelahiran Nabi Ibrahim atau Abraham. 




Kami tiba di kota ini dari kota Malatya dengan menggunakan kendaraan umum seperti van yang diisi 12 orang plus plus, plus nya karena ada beberapa yang nekat berdiri di pinggir pintu mobil. Syukurlah kami adalah penumpang pertama yang tiba di terminal sehingga mendapatkan posisi kursi yang nyaman. Lupakan wifi, Turki Timur tidak seperti bagian Barat yang memanjakan para turis dengan fasilitas wifi di kendaraan umum.

Setelah hampir 5 jam berkendara akhirnya kami sampai juga di terminal kota Sanliurfa, dan masih harus dilanjutkan dengan taksi untuk menuju hotel yang telah saya pesan sebelumnya.
Badan rasanya remuk karena hari itu jadwal kita sungguh padat, bangun jam04:00 pagi untuk menyaksikan matahari terbit di Mount Nemrut, lalu 2 jam berkendara dari Mount Nemrut ke Malatya, dan 5 jam lainnya dari Malatya menuju Sanliurfa.

Ditemani pemandangan ladang bunga Matahari dari Malatya menuju Sanliurfa

Untungnya hotel yang saya pesan di Sanliurfa ini sangat menyenangkan, dekorasi yang cantik, lokasi yang juara, dan fasilitas ala bintang 5 (I m not sure if Sanliurfa has 5 star hotels though...)
Hanya satu hal yang ngeselin, si resepsionis memaksa kami menyerahkan paspor selama kami stay disana, iya menyerahkan selama kami tinggal dan bukan hanya dicatat sebagai registrasi. 
Tentu kami tidak mau, paspor sama berharganya dengan harga diri selama traveling, jika paspor itu hilang bagaimana nasib selanjutnya, apalagi Sanliurfa ini adalah kota yang berdekatan dengan perbatasan negara Syria dimana banyak pengungsi yang mencari hidup yang lebih baik. Issue penjualan paspor bukan isapan jempol, berapa saja orang akan bayar untuk mendapat paspor dengan sampul negara lain.
Melihat kita berdua yang kekeuh tidak akan memberikan paspor dan menyuruh dia untuk mencopy nya, resepsionis itu pun menyerah. Duh please deh mas, dont deal with someone who is over tired!

Ketika saya sebutkan bahwa lokasi hotel ini juara, karena memang hanya beberapa langkah saja menuju goa dimana Ibrahim/Abraham dilahirkan.



Saat Nabi Ibrahim/Abraham lahir ayah dan ibunya menyembunyikannya di gua karena pada saat itu Raja Nimrud mendapat ramalan bahwa akan ada anak laki-laki yang akan menghancurkan kedudukan sebagai Raja di Babylon. Karena itu Raja Nimrud menyuruh prajuritnya untuk membunuh semua anak laki-laki yang lahir.
Selama ditinggal di dalam gua seorang diri, dipercaya bahwa Ibrahim/Abraham dijaga oleh malaikat. Kisah mengenai Ibrahim/Abrahim dicatat di dalam buku suci umat Islam, Kristen dan Yahudi. Ketiga kepercayaan ini mempercayai Ibrahim/Abraham sebagai nabi mereka. 

Gua tempat Ibrahim/Abraham ini menjadi tempat yang suci bagi orang yang percaya, pada mulanya gua ini menjadi tempat suci bagi umat Pagan, lalu diganti menjadi tempat milik orang Kristen kemudian diambil alih oleh Islam agama mayoritas di Turki. Nampak mesjid besar yang dibangun di area gua. 


Saya melihat banyak wanita yang sedang hamil dan yang membawa serta bayi dan anak-anak mereka untuk sembahyang di dalam gua tersebut. Dipercaya jika berdoa di gua ini, mereka yang berdoa ingin diberi keturunan dan berdoa untuk anak mereka yang sakit akan dijabah doanya.




No comments:

Post a Comment

Friends, Thank you so much for reading + supporting my blog, and for taking the time to leave me a comment.
Your comment support truly means so much to me.
Have a lovely day! xo, Jalan2Liburan

INSTAGRAM FEED

@soratemplates