Tahun lalu jadi salah satu summer holiday yang cukup spesial buat kami. Dalam satu perjalanan, kami berhasil mengunjungi dua negara baru sekaligus: Taiwan dan Philippines. Jujur… happy banget akhirnya bisa thick off dua negara dari travel wishlist kami dalam satu trip.
Related post : Liburan ke Taiwan Bersama Anak: Pengalaman Pertama Kami Menjelajahi Taipei & Sekitarnya
Selain itu, perjalanan ini juga dilengkapi dengan mampir ke Bangkok, lalu ditutup dengan mudik ke Indonesia. Rasanya komplit—city, island, family time, semuanya dapet.
Philippines, Negara yang Awalnya “Nanti Aja”
To be honest, Philippines bukan destinasi yang ada di top list aku. Entah kenapa selalu merasa, “ah masih nanti-nanti aja deh”. Nggak ada bayangan culture tertentu yang bikin aku pengen buru-buru ke sana, beda kayak Jepang atau Korea misalnya.
Tapi karena posisi kami waktu itu sudah di Asia, akhirnya mikir: why not? Toh nggak ada salahnya eksplor negara baru. Dan ternyata… keputusan ini cukup mengejutkan, in a good way.
Bohol Jadi Basecamp Kami
Untuk Philippines, suami memilih Bohol sebagai basecamp. Alasannya simpel tapi menarik: dia tertarik dengan Loboc River, sungai hijau tenang yang sering muncul di foto-foto travel Philippines.
Dan jujur aja, pilihan ini pas banget buat kami yang pengen liburan lebih slow, dekat alam, tapi tetap ada banyak hal menarik untuk dilihat. Kami menuju Bohol dengan menggunakan ferry dari Cebu, kebetulan kami dapat tiket pesawat dari Bangkok. Di Cebu sih kita semalam aja, tapi OMG ini jadi keputusan paling tepat, we cannot stand Cebu at any cost, kalau kamu tinggal di Jakarta, kamu tahu pasti Tanjung Priok kan, nah Cebu ini satu kotanya kayak Priok semua gaes, hu hu hu !
Keliling Bohol dengan Rental Mobil
Selama di Bohol, kami keliling pulau dengan menyewa mobil, jadi cukup fleksibel dan bisa atur itinerary sendiri tanpa terburu-buru. Dalam satu hari, kita bisa melihat cukup banyak highlight Bohol, seperti:
- Chocolate Hills, ikon paling terkenal di Bohol
- Loboc River, dengan suasana sungai yang super tenang dan hijau
- Tarsier Sanctuary, rumah bagi primata kecil ikonik Philippines
- Pantai-pantai cantik dengan air biru jernih
- Desa-desa lokal yang masih terasa autentik
Semua spot ini relatif mudah dijangkau dengan mobil, dan jaraknya nggak terlalu melelahkan.
👉 Di postingan terpisah, aku akan share review lengkap rental mobil yang kami pakai, termasuk plus minusnya.
Menginap di Fox & Firefly Cottages: Hidden Gem di Pinggir Sungai
Selama di Bohol, kami menginap di Fox & Firefly Cottages, hotel kecil yang terletak persis di pinggir Loboc River—dan ini salah satu keputusan terbaik selama trip.
Akomodasi ini:
- Super aesthetic, cocok buat yang suka suasana natural & tenang
- Lokasinya damai, jauh dari keramaian
- Restorannya enak-enak banget, dari sarapan sampai dinner
- Staff-nya ramah dan helpful
- Cocok buat slow travel dan honeymoon vibe
Bangun pagi dengan view sungai, suara alam, dan udara segar tuh priceless banget. Kalau kamu cari hotel di Bohol yang tenang, intimate, dan beda dari resort mainstream, Fox & Firefly ini very recommended.
Philippines mungkin bukan negara yang langsung bikin aku jatuh cinta sejak awal, tapi Bohol pelan-pelan mengubah pandanganku. Dari sungai yang tenang, alam yang hijau, sampai pengalaman road trip santai keliling pulau—semuanya terasa sederhana tapi berkesan.
Kadang destinasi yang nggak kita taruh di prioritas justru jadi salah satu highlight perjalanan 💛
Dan Bohol, tanpa banyak ekspektasi, berhasil memberi kejutan manis.







No comments:
Post a Comment
Friends, Thank you so much for reading + supporting my blog, and for taking the time to leave me a comment.
Your comment support truly means so much to me.
Have a lovely day! xo, Jalan2Liburan